Bekerja dan Berkarir? Emang Beda Ya?

Bekerja dan Berkarir? Emang Beda Ya?

Bekerja dengan berkarir ya, hmmm…. Menarik juga untuk dibahas. Dari kalangan Sobat Fams pasti juga ada yang sudah menggeluti dunia ini ya. Yap dunia kerja! Dunia professional yang mengedepankan hasil dimana jika berhasil menunaikan tugas kita dapat memperoleh imbalan (gajian yeay!). Nah usut punya usut ternyata beda loh antara bekerja dan berkarir itu. Bedanya dimana? Kuy kita bahas!

Jadi gini ibarat ada dua orang pekerja. Satu kita sebut dia si Andi, dia fokus dengan pekerjaannya. Mengerjakan segala sesuatunya dengan baik dan dengan maksimal sebisa dan semampu dirinya. Pimpinan melihat dia adalah orang yang rajin. Dan pada suatu hari ia ditawarkan untuk naik jabatan. Alhasil naiklah jabatannya dan naik pula gajinya. Disini ia sudah mencapai kesuksesan dengan rajin bekerja.

Sedikit berbeda nih sama orang yang kedua. Orang yang kedua ini kita sebut saja si Budi, sama bekerja juga dengan fokus. Namun di sela-sela waktunya ia menyempatkan untuk mengembangkan diri sesuai dengan planningnya sebelum bekerja. Hari berlalu dan kemampuannya pun bertambah. Suatu hari pimpinan membutuhkan orang pengganti di posisi tangan kanannya karena orang tersebut sakit dan dirawat di rumah sakit. Lalu Budi ini karena hal ini ada dalam planningnya kemudian mengajukan diri untuk menggantikan sementara orang tersebut. pimpinan melihat Budi sebagai karyawan yang rajin. Alhasil dia berhasil menggantikan sementara orang tersebut. Pimpinan melihat kinerja yang baik dan kemudian menaikan jabatannya.

Lihat ga bedanya? Sama sama bekerja ya? Andi bekerja dengan giat dan rajin namun tidak melakukan pengembangan diri. Dia bisa mencapai posisinya dengan melakukan kerja keras dengan mengandalkan pimpinan melihat dirinya. Budi sedikit berbeda. Dia berani mengambil peluang dan berhasil naik jabatan secara profesional dengan baik. Sesuai dengan planningnya di awal sebelum ia bekerja. Dengan begitu Budi dapat melesat lebih cepat secara karir daripada Andi.

Dari dua ilustrasi di atas kita tahu bahwa sejatinya dalam bekerja diperlukan sebuah tindakan yang profesional agar pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik dan maksimal. Namun di samping itu, sebagai seorang pegawai kita tidak boleh diam saja dan terlalu fokus pada pekerjaan. Alhasil kita tidak menjadi pribadi yang berkembang.

Bekerja dan Berkarir Untuk Mencapai Sukses Mulia

Sobat Fams yang memiliki pekerjaan tetap dan nyaman saat ini harus berhati-hati nih sob. Karena zona nyaman ini begitu menjebak loh… jika sudah terlalu nyaman maka kita akan terbiasa dengan kenyamanan dan agak sulit untuk bergerak lebih maju. Nah bekerja pun demikian. Bekerja di zona nyaman adalah hal yang baik, namun bekerja tanpa adanya pengembangan diri ya sudah hanya sebagai pekerja saja. Bekerja dengan berkarir, yang membedakan adalah visi jangka panjang dari hal tersebut.

Bekerja berarti kita mengerjakan suatu pekerjaan sebagai mata pencaharian untuk mendapatkan imbalan, gaji, atau nafkah untuk diri dan keluarga kita. Sedangkan berkarir itu kita membangun aktivitas professional secara jangka panjang. Bekerja akan lebih baik apabila dibarengi dengan cara kita berkarir. Agar apa? Agar kita dapat menikmati hasil yang kita kerjakan dengan lebih elegan. Jadi kita ga asal aja tuh dalam bekerja, tapi ada capaian atau goals yang kita tuju selama bekerja. Supaya kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Bayangin aja kalau kita kerja selama 10 tahun tapi ga mempersiapkan mau ngapain di 10 tahun? Apakah cuma bekerja aja? Ternyata kurang. Coba reka dari sekarang deh selama 10 tahun bekerja nanti ingin mencapai posisi apa, ingin mendalami bidang apa, ingin lebih ahli di bidang yang mana, ingin menambah skill apalagi, apakah ada kemungkinan berpindah kantor ke yang lebih baik, dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar kita tetap terencana dalam hidup dan karir kita terlihat peningkatannya.

Nah Sobat Fams pengen tau jejak karir tercepatnya seperti apa? Yang pertama kali dan harus dilakukan orang-orang agar bisa mencapai sukses mulianya adalah dengan mengetahui potensi dalam dirinya masing-masing. Baru deh setelahnya lancar jaya tuh jalan menuju sukses mulia. Cara kenal diri sendiri gimana buat ningkatin kecepatan berkarir? Bisa sih dengan cara kita introspeksi diri, namun biasanya bakal kurang yakin nih karena berdasarkan opini pribadi. Maka dari itu diperlukan sebuah alat atau metode yang memverifikasi kepribadian kita sesungguhnya. Salah satu yang paling ampuhnya, STIFIn dong. Demikian artikel tentang bekerja dan berkarir untuk mencapai Sukses Mulia. Semoga bisa jadi awalan untuk Sobat Fams lebih melesat dalam berkarir ya!

Tes STIFIn dapat membuat Sobat Fams yang belum kenal sama diri, lebih kenal dengan diri sendiri dan mengetahui potensi terpendamnya selama ini. Sehingga dalam berkarir bisa melesat lebih cepat dan lekas menggapai sukses mulia. Yuk ambil Sukses Mulia Kamu diawali dengan STIFIn. Info lengkap untuk tes STIFIn bisa di akses di sini ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Logo Tes STIFIn (com)

Melayani Tes STIFIn  dengan tujuan untuk mengenali potensi kepribadian diri juga untuk meningkatkan kualitas diri menuju pribadi SuksesMulia.

Sosial Media

Hubungi Kami

Jika ada pertanyaan silahkan kontak nomor yang tertera, tim kami siap membantu.

Tes STIFIn tesedia di seluruh Indonesia dan Mancanegara

© 2022 STIFIn Family, All Rights Reserved.

error: